-
-

Monday, December 26, 2011

Ini Tanda-tanda Terjadinya Penuaan Dini


(Foto: Thinkstock)Jakarta, Tua itu pasti! Tapi kalau terlihat tua karena penuaan dini tentu sayang bukan. Idealnya, penampilan tua sesuai umur atau penampilan lebih muda dari umur. Maka itu kenali tanda-tanda penuaan dini yang paling jelas terlihat.

Beberapa faktor baik lingkungan atau dari dalam diri bisa membuat seseorang terlihat lebih tua dari usianya yang membuat tanda-tanda penuaan muncul lebih dini.

Tanda-tanda penuaan dini umumnya paling mudah dijumpai di daerah wajah dan juga kulit. Hal yang berkontribusi besar terhadap tanda-tanda penuaan dini adalah radikal bebas yang bisa berasal dari paparan sinar matahari, stres dan juga polusi lingkungan.

"Salah satu tanda pertama dari adanya penuaan dini yang ada adalah kulit tidak lagi terlihat bersinar dan biasanya diikuti dengan tanda-tanda lainnya," ujar Eric Braverman dari Weill Cornell Medical Center di New York, seperti dikutip dari Forbes.com, Kamis (8/12/2011).

Berikut ini adalah tanda-tanda penuaan dini yang terlihat yaitu:

1. Munculnya keriput di ujung mata
American Academy of Dermatology melaporkan keriput disebabkan oleh paparan sinar matahari dan diperparah jika merokok. Paparan radikal bebas ini menyebabkan kerusakan DNA kulit dalam membran sel, akibatnya kolagen dan elastisitas kulit menjadi rusak yang memicu keriput.

2. Flek atau bercak hitam
Bercak atau flek hitam yang muncul merupakan tanda penuaan kulit, karena sudah banyaknya kulit terpapar sinar matahari tanpa perlindungan. Flek atau bercak ini biasanya muncul di tangan, wajah, dahi dan bahu.

3. Kulit menjadi lebih kasar dan kering
Paparan radikal bebas yang terus menerus membuat kulit menjadi kehilangan kolagen dan elastisitas sehingga kekuatannya serta fleksibilitasnya berkurang. Akibatnya penampilan kulit akan menjadi lebih kering dan kasar.

4. Pori-pori membesar
Penuaan dini juga ditandai dengan membesarnya pori-pori karena penumpukan sel kulit mati di sekitar pori. Kondisi ini biasanya bisa dikurangi dengan pengelupasan kulit secara teratur.

5. Memiliki lingkaran hitam dan kantung di bawah mata
Kondisi ini terjadi karena kapiler kecil yang bocor dan darah mengalami oksidasi sehingga membuatnya berwarna gelap, serta kulit bawah mata yang tipis membuatnya terlihat berwarna lebih gelap atau hitam.

6. Adanya penumpukan lemak yang lebih banyak di sekitar perut dan lengan
Metabolisme yang terjadi di dalam tubuh biasanya menjadi lebih lambat sehingga muncul penumpukan lemak yang kebanyakan ada di perut dan lengan tangan.

7. Terganggunya siklus tidur, mudah lelah, sering lupa, sulit memulai kegiatan bahkan saat pagi hari sekali pun.
Kondisi yang terjadi ini merupakan penanda pertama dari penyusutan otak yang bisa dipicu oleh berbagai hal seperti merokok, konsumsi makan olahan dan tidak mendapat udara segar yang cukup.

Beberapa hal bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penuaan dini seperti melakukan olahraga secara rutin, tidur cukup, minum air putih cukup, memiliki pola makan yang sehat (mengandung asam lemak omega 3 dan rendah lemak jenuh), banyak makan buah dan sayuran, kacang-kacangan serta gandum.

ver/ir) detikhealth.com

Penyakit-penyakit Karena Memendam Emosi


(Foto: thinkstock)Jakarta, Memendam emosi atau perasaan tidak hanya berdampak pada gangguan psikis tetapi juga dapat berdampak langsung pada gangguan kesehatan tubuh. Ada beberapa penyakit yang terjadi jika Anda sering memendam emosi.

"Emosi dan perasaan trauma yang tidak ditangani dengan baik, lama-lama dapat menumpuk pada bagian tubuh dan berpotensi menimbulkan penyakit. Ini karena orang yang emosinya kacau otomatis imun tubuhnya turun, napas berantakan, suhu tubuh naik, depresi atau terlihat lebih tua, juga emosi negatifnya lama-lama menumpuk di bagian-bagian tubuh lain," ujar Irma Rahayu, Soul Healer dari Emotional Healing Indonesia (EHI) dalam acara Emotional Healing Group Therapy di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Kamis (8/12/2011).

Berikut beberapa penyakit yang berhubungan dengan emosi, yaitu:

1. Alergi, karena penyangkalan akan kekuatan dan kemampuan diri.

2. Radang sendi, karena perasaan tidak dicintai, ditolak dan perasaan dikorbankan.

3. Demam, karena perasaan marah yang tidak mampu diekpresikan.

4. Ginjal, karena kekecewaan, perasaan gagal, rasa malu yang ditekan.

5. Maag, karena takut, cemas, perasaan tidak puas pada diri sendiri.

6. Penyakit paru-paru, karena putus asa, kelelahan emosional, luka batin.

7. Sakit punggung, karena ketakutan akan uang, merasa terbebani.

8. Sakit pinggang, karena rasa tidak dicintai, butuh kasih sayang.

9. Jantung, karena rasa kesepian, merasa tidak berharga, takut gagal dan marah.

10. Kanker, karena kebencian terpendam atau makan hati yang menahun.

11. Diabetes, karena keras kepala, tidak mau disalahkan.

12. Glaukoma, karena tekanan dari masa lalu dan tidak mampu memaafkan.

13. Jerawat, karena tidak menerima diri sendiri, tidak suka pada diri sendiri.

14. Pegal-pegal, karena ingin dicintai dan disayangi, butuh dipeluk dan kebersamaan.

15. Obesitas, karena takut, ingin dilindungi, kemarahan terpendam, tidak mau memaafkan.

16. Mata minus, karena takut akan masa depan.

17. Mata plus, karena tidak mampu memaafkan masa lalu.

"Orang yang emosinya tenang, apapun yang dilihatnya lebih jelas. Bila Anda punya masalah lalu dibawa ibadah, mau sujud beribu-ribu kali kalau emosi Anda belum tenang akan percuma," lanjut Irma.

Menurut Irma yang sudah menangani lebih dari 5.000 klien yang bermasalah dengan emosi, cara terbaik untuk merespons emosi khususnya emosi marah adalah dengan mengeluarkannya dengan cara yang baik dan santun atau bicara baik-baik dengan orang yang membuat kita kesal.

"Misal Anda kesal dengan orang A, maka Anda harus menyampaikan pada orang itu bahwa Anda tidak suka dengan tindakan dia, tapi dengan cara yang halus, santun dan bukan marah-marah. Jangan melemparkan emosi kesal Anda pada orang lain, karena itu tidak menyelesaikan masalah. Jika sekiranya Anda tidak mungkin menyampaikannya, misal dia adalah bos atau orang yang punya jabatan tinggi, maka lakukan sending love. Tetap bersikap baik pada dia sambil mendoakan dia hal-hal yang baik, semoga dia berubah dan berkah, atau berdoa untuk diri sendiri semoga mendapatkan hal-hal baik. Jangan Anda malah mendoakan yang jelek-jelek karena itu akan jadi emosi yang negatif untuk diri Anda sendiri," tutup Irma.

mer/ir) detikhealth.com

Melahirkan di Air dengan Ditemani 2 Orang Pria Pasangannya


Jaiya & Pasangan (dok: Dailymail)California, AS, Melahirkan di dalam air (waterbirth) sudah mulai banyak dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi rasa sakit. Tapi hebatnya, seorang wanita di California melakukan persalinan di dalam air dengan ditemani dua orang pria, yang keduanya merupakan kekasihnya.

Jaiya Ma (34 tahun) telah hidup berdua dengan seorang pria Jon Hanauer (49 tahun) selama 6 tahun. Hubungan mereka sangat terbuka, mereka benar-benar bisa jujur dan memberitahu satu sama lain jika tertarik pada orang lain.

Jaiya pernah tertarik dengan pria lain yang lebih muda, namun ia dikhianati. Jon merasa sangat bersalah karena tak mampu melindungi Jaiya. Saking cintanya, ia juga mendesak Jaiya untuk bertemu dengan pria lain.

Tak lama kemudian, Jaiya bertemu dengan Ian Ferguson (44 tahun). Jon ikut bahagia dengan hubungan tersebut. Mereka pun menjalani kehidupan polyamorous (hidup dengan lebih dari 1 pasangan intim).

Jaiya hamil dari Ian, pria yang berprofesi sebagai furniture designer. Meski bukan anaknya, Jon ternyata juga mendukung kehamilan Jaiya bahkan dua pria tersebut menemani Jaiya dalam proses persalinan yang dilakukan di dalam air (waterbirth).

Untuk menyambut kelahiran Jaiya, mereka bertiga mengambil kelas khusus untuk mempersiapkan persalinan di rumah. Jaiya pun melahirkan hanya dibantu oleh dua orang kekasihnya.

Pada 23 Maret 2009, lahirnya Eamon, putra dari Jaiya dan Ian. Dalam proses persalinan tersebut, Jaiya, Ian dan Jon semua berada di kolam bersalinan.





"Itu adalah pengalaman yang luar biasa. Ia memegang saya, sementara Eamon lahir dan Jon berada di sisi bak mandi. Ketika ia keluar, Jon memotong tali pusarnya dan kami bertiga menangis," jelas Jaiya Ma, seperti dilansir Dailymail, Kamis (8/12/2011).

Kelahiran Eamon membawa Jaiya, Jon dan Ian makin dekat. Mereka pun memutuskan untuk hidup bersama sebagai sebuah keluarga. Waterbirth adalah proses melahirkan di dalam air, pada proses tersebut ibu yang akan melahirkan berendam dalam suatu bak berisi air hangat yang steril hingga melahirkan. Air dipercaya memiliki efek pengobatan dan dapat memperpanjang kehidupan.

Air mempengaruhi efek gravitasi, dimana dengan adanya perbedaan berat jenis antara manusia dengan air, maka tubuh manusia akan merasa lebih ringan bila berada di air.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa melahirkan di air tidak memberikan efek luaran yang berbeda dengan melahirkan di darat. Berendam di air juga menjadi cara yang aman untuk mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah.

Tapi risiko yang bisa dihadapi jika melakukan persalinan di air adalah terjadi peningkatan risiko infeksi, sulit untuk mengontrol jumlah darah yang hilang, memonitor janin lebih longgar dan kadang kontraksi menjadi tidak efektif.

Sementara pada bayi memiliki risiko seperti aspirasi air (air masuk ke paru-paru), hipoksia (kekurangan oksigen), peningkatan infeksi dan keterlambatan pertolongan bila terjadi sesuatu yang gawat pada janin. Pada proses ini juga boros dalam penggunaan air.

mer/ir) detikhealth.com

Sunday, December 25, 2011

Pandji Minta Maaf Joke SBY Pernah Nyimeng Kelewat Batas


Ilustrasi (foto: Thinkstock)Jakarta, Di sebuah acara peluncuran buku 'Hikayat Pohon Ganja', presenter Pandji Pragiwaksono mencoba bicara jujur tentang kondisi banyak orang yang sebenarnya suka menghisap ganja. "Jangankan saya, Obama saja mengaku pernah nyimeng. Bahkan saya yakin, SBY itu pasti juga pernah nyimeng".

Namun ucapan yang sebenarnya menurut Pandji dalam konteks becanda itu telah membuat reaksi banyak orang. Pandji dituding oleh banyak orang termasuk sejumlah politisi seperti Pramono Anung, Muarzuki Ali sebagai becandaan yang kelewat batas.

Dalam sebuah klarifikasi yang ditulis di blognya http://www.pandji.com/klarifikasi/, Pandji secara terbuka meminta maaf jika ucapannya tersebut dinilai sudah kelewat batas.

Berikut klarifikasi yang disampikan Pandji seperti dikutip detikHealth dari blognya, Kamis (8/12/2011):

Jadi, hari ini jagad raya ramai karena pernyataan saya yang dikutip oleh detik.com
Tepatnya, pernyataannya seperti ini

"Jangankan saya, Obama saja mengaku pernah nyimeng. Bahkan saya yakin, SBY itu pasti juga pernah menghisap ganja"

Berikut adalah klarifikasi saya

Pertama kaitannya dengan "pernyataan" saya yang jadi judul detik “Semua orang pernah nyimeng, saya yakin SBY juga”
Seperti yang anda baca, di dalam beritanya sendiri tidak ada kutipan dari saya yang mengatakan “Semua orang pernah nyimeng..”

Kutipannya berbunyi (sekali lagi lagi saya tulis di sini): "Jangankan saya, Obama saja mengaku pernah nyimeng. Bahkan saya yakin, SBY itu pasti juga pernah menghisap ganja".

Seingat saya, saya tidak berkata "Semua orang pernah nyimeng" yang saya katakan adalah "Banyak banget orang yang pernah nyimeng". Tapi toh percuma juga saya membela diri untuk urusan ini karena yang keluar di situs berita tersebut adalah seperti di atas. Tapi setidaknya, Anda tahu versi saya.

Kedua, soal pernyataan saya "SBY itu pasti juga pernah menghisap ganja"
Pernyataan ini, konteksnya bercanda. Justru, bagi saya adalah sangat lucu apabila ada yang menganggap itu ucapan atau tuduhan yang serius saya lontarkan.

Reaksi paling bijak adalah dari Julian Pasha, jubir Presiden yang berkata "Masak saya harus komentari halusinasi". Ucapan itu tidak serius, maka sebaiknya jangan ditanggapi serius.

Kalau dirasa becandaan saya melampaui batas, maka dengan ini saya menyatakan permohonan maaf. Kadang memang, kita tidak akan pernah tahu di mana garis batas hingga kita melanggarnya. Sekarang saya tahu, di mana batasnya.

George Carlin, seorang comic (sebutan untuk seorang stand up comedian) legendaris dari Amerika Serikat dikenal sebagai komedian yang "Exploring the limits of comedy, sometimes by crossing them".

Tidak ada niat saya untuk jajal jajal batas komedi, tapi kini saya tahu batas tersebut.

Sebuah perusahaan dalam iklannya menampilkan foto yang kontroversial di mana kepala negara berciuman dengan kepala negara lainnya di BIBIR. Merkel, Sarkozy, Obama, Paus Benedictus, semua terlihat berciuman mesra sampai tertutup matanya. Obama berciuman Hu Jintao, juga Obama dengan Chavez

Iklan tersebut menuai kontroversi, tidak sedikit yang mengamuk melihat simbol negara dijadikan bercandaan. Tidak pantas, katanya. Namun Chavez sendiri tidak marah dan berkata bahwa iklan itu lucu.

Lucu atau tidak, pantas atau tidak, silakan anda nilai sendiri.

Pada akhirnya, kepantasan seseorang dalam bercanda selalu relatif. Di twitter, yang menanggapi ucapan bercanda saya dengan tawapun banyak. Ada yang mengganggap bercandaan pukul pukulan dan tendang tendangan dibubuhi hajaran properti styrofoam lucu tapi ada juga yang merasa itu tidak pantas

Ada yang menganggap bercandaan sarkas yang datang dari sebuah ucapan itu lucu tapi ada juga yang merasa itu tidak pantas. Namun, bukan jadi pembenaran, sekali lagi, apabila bercanda saya dianggap melampaui batas maka saya minta maaf yang sebesar besarnya.

Apalagi apabila Pak Susilo Bambang Yudhoyono tersinggung, saya bersedia untuk mengundang beliau dalam jamuan makan malam di rumah saya. Agar saya bisa menerangkan maksud dibalik ucapan saya.

Apalagi, istri saya jago masak :)

Setelahnya, kita bisa berbincang santai sambil nyim… eit.. BERCANDAAAAAAAA.. hehe

Demikian, semoga jelas. Saya bertanggung jawab penuh terhadap ucapan saya, termasuk apabila ada konsekuensinya yang diminta dari saya
Sekian.

Epilog:
Gamila (istri saya) tadi menggenggam tangan saya dan berkata "Everything will be okay Mas. I promise".
Abis ngomong gitu dia langsung ngambil HP. Saya tanya "Nelfon siapa kamu?"
Gamila jawab "Nelfon nyari kerjaan. Kalau kamu dipenjara, dapet duit dari mana?"up/ir) detikhealth.com

Saturday, December 24, 2011

Aksi Lepas Kemeja dan Joget Spontan Para ABG Peduli AIDS


Flash mob dance (detikHealth)Jakarta, Ratusan pelajar SMA akan mengejutkan pengunjung beberapa pusat perbelanjaan akhir pekan ini. Secara diam-diam, para remaja akan muncul di tengah keramaian lalu bergoyang sesaat sambil melepas kemeja satu persatu sebagai wujud kepedulian terhadap AIDS.

Salah satu aksi para remaja ini ditampilkan di Mal Grand Indonesia, Sabtu (10/12/2011). Sekitar 100 remaja putra dan putri tiba-tiba muncul di tengah lalu-lalang kendaraan dan kerumuman pengunjung yang hendak menyeberang dari East Mall ke West Mall dan sebaliknya.

Tepat pukul 17.10, para remaja itu membentuk barisan di 3 titik yang semuanya berada persis di bawah jembatan penghubung antara East Mall ke West Mall. Diiringi musik medley menggabungkan beberapa lagu menjadi satu, para pelajar lalu berjoget selama kurang lebih 5 menit.

Sekitar menit ke-4, satu persatu pelajar melepaskan kemeja dan barulah bisa dibedakan dari pengunjung yang lain. Saat melepas kemeja, para pelajar kompak meneriakkan slogan "Aku Bangga Aku Tahu" hingga semakin menarik perhatian pengunjung yang semula masih agak cuek.

Para pelajar terebut tengah mendemonstrasikan sebuah flash mob dance, yakni aksi dansa massal yang dilakukan secara mengejutkan dalam waktu singkat. Bedanya dengan flash mob biasa, usai menari para pelajar tidak membubarkan diri tetapi langsung membagi-bagikan kaos dan brosur tentang Acquired Imunne Deficiency Syndrome (AIDS).

"Remaja kami jadikan sasaran kampanye peduli AIDS karena jumlahnya sangat besar. Selain itu, pengidap HIV (Human Imunodeficiency Virus) terutama yang terjangkit lewat narkoba kebanyakan adalah remaja," kata dr Lily S Sulistyowaty, Kepala Pusat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan saat ditemui di sela-sela acara flash mob dance.

Selain digelar di Grand Indonesia, flash mob dance yang diperagakan oleh ratusan pelajar SMA juga dilakukan di 4 mal besar lainnya di Jakarta. Keempat mal tersebut adalah Senayan City, Plaza Senayan, Mal Kelapa Gading dan Mal Taman Anggrek.

Ratusan pelajar putra dan putri yang dilibatkan dalam rangkaian acara yang digelar antara 10-11 Desember 2011 ini berasal dari 4 SMA di Jakarta, masing-masing diwakili oleh 100 orang pelajar. Keempatnya adalah SMA BPK Penabur, SMA Tarakanita, SMA Negeri 54 dan SMA Negeri 81.up/ir) detikhealth.com

Gaya Marah dan Dampaknya Pada Kesehatan


(Foto: thinkstock)Jakarta, Bagaimana gaya marah Anda? Suka memendam emosi, meledak-ledak atau mengalihkan emosi ke hal lain? Setiap orang memiliki cara masing-masing untuk merespons emosi tersebut. Dan ternyata, cara Anda merespons emosi bisa berdampak pada kesehatan tubuh.

Emosi adalah istilah yang digunakan untuk keadaan mental dan fisiologis yang berhubungan dengan beragam perasaan, pikiran dan perilaku. Setiap manusia memiliki emosi, entah senang dan gembira, marah ataupun sedih. Tidak ada yang salah dengan emosi, masalahnya banyak orang yang sangat berlebihan memaknai dan merespons emosi tersebut.

Ada 3 cara yang biasanya dilakukan orang untuk merespons emosi, yaitu:

1. Menekan atau memendam emosi
Orang yang suka menekan emosi mungkin akan terlihat tenang, namun emosi yang selalu ditekan tersebut suatu saat akan meledak.

Pada dasarnya, orang dengan tipe ini juga akan mudah tersinggung, marah dan merasa tersakiti. Dan tanpa disadarinya, emosi yang terpendam akan tercermin pada sikap yang tidak menyenangkan, sering berkata kasar dan menyakitkan.

"Orang yang menekan emosi lebih banyak diam dan marahnya dipendam, tapi dia suka ngoceh dan suatu saat bisa 'meledak'. Orang seperti ini jika lama-lama dibiarkan bisa mengalami gangguan jantung, tenggorokan dan kanker," jelas Irma Rahayu, Soul Healer dari Emotional Healing Indonesia (EHI) dalam acara Emotional Healing Group Therapy di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Kamis (8/12/2011).

Dia juga menyebutkan bahwa kebanyakan orang yang menderita sakit yang tidak tersembuhkan disebabkan karena kemarahan dan kecemasan yang sering ditekan.

2. Melampiaskan emosi
Banyak yang menganggap bahwa orang yang bisa melampiaskan emosi bisa lebih sehat ketimbang yang suka memendamnya. Namun emosi yang dilampiaskan secara berlebihan efeknya hanya sesaat. Emosi yang dikeluarkan dengan spontan marah atau ngamuk masih akan tersimpan dan tidak hilang begitu saja.

"Orang yang melampiaskan emosi dapat membahayakan diri sendiri, orang lain dan lingkungan. Akibatnya, orang seperti ini sering mengalami gangguan metabolisme dan gangguan fisik," ujar Muhammad Gunawan, co fasilitator EHI.

3. Mengalihkan emosi pada hal lain
Orang tipe ini biasanya akan mengalihkan emosi dan stres pada hal-hal lain yang dianggap bisa melupakan masalahnya, seperti berbelanja barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan, makan berlebihan, merokok, tidur, kerja berlebihan atau bahkan becanda sepanjang hari.

"Orang yang merokok itu pasti stres dan sebenarnya dia tahu bahwa rokok itu tidak sehat tapi masih menghisapnya," ujar Gunawan.

Meski bisa melupakan emosi negatif yang tidak menyenangkan, namun Irma menuturkan bahwa mengalihkan emosi bukanlah yang baik untuk mengatasi masalah.

"Ini sama saja Anda sedang memetik daun teh dan menaruh di keranjang belakang punggung. Anda lupa, tapi lama-lama akan semakin berat. Jangan pernah melupakan masalah karena itu artinya Anda tidak menyelesaikannya. Orang yang sering melupakan masalah bukan berarti tidak punya masalah, tapi masalahnya akan menumpuk dan tiba-tiba 'ambruk'," ujar Irma.

Cara terbaik merespons emosi

Menurut Irma yang sudah menangani lebih dari 5.000 klien yang bermasalah dengan emosi, cara terbaik untuk merespons emosi khususnya emosi marah adalah dengan mengeluarkannya dengan cara yang baik dan santun atau bicara baik-baik dengan orang yang membuat kita kesal.

"Misal Anda kesal dengan orang A, maka Anda harus menyampaikan pada orang itu bahwa Anda tidak suka dengan tindakan dia, tapi dengan cara yang halus, santun dan bukan marah-marah. Jangan melemparkan emosi kesal Anda pada orang lain, karena itu tidak menyelesaikan masalah. Jika sekiranya Anda tidak mungkin menyampaikannya, misal dia adalah bos atau orang yang punya jabatan tinggi, maka lakukan sending love. Tetap bersikap baik pada dia sambil mendoakan dia hal-hal yang baik, semoga dia berubah dan berkah, atau berdoa untuk diri sendiri semoga mendapatkan hal-hal baik. Jangan Anda malah mendoakan yang jelek-jelek karena itu akan jadi emosi yang negatif untuk diri Anda sendiri," tutup Irma.

mer/ir) detikhealth.com

Vaksin Ebola dari Tembakau Cukup Menjanjikan


(Foto: Thinkstock)Jakarta, Ebola adalah penyakit langka tetapi cukup menakutkan karena tidak dapat disembuhkan. Tapi kini peneliti telah membuat kemajuan menarik dalam rangka penemuan vaksin baru terhadap penyakit tersebut dengan menggunakan tanaman tembakau.

Ebola menular melalui kontak dengan darah atau cairan tubuh dari orang yang terinfeksi, dan telah membunuh beberapa ratus orang di setiap beberapa wabah pada pertengahan 1970-an.

Kemajuan penemuan vaksin tersebut dilakukan oleh eneliti Charles Arntzen, dari Institut Biodesign dari Arizona State University, dengan rekan-rekannya dari University of Arizona College of Medicine Phoenix, dan dari United States Army Medical Research Institute of Infectious Diseases, Fort Detrick, MD.

Hasil studi mereka telah diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Science. Penelitian tersebut memiliki pendekatan yang canggih, yaitu memanfaatkan tanaman tembakau.

Tanaman tersebut pada dasarnya memproduksi vaksin Ebola dari cetak biru DNA dalam hubungannya dengan bakteri khusus yang dikembangkan dan dimasukkan ke dalam daun tanaman.

Pendekatan tersebut secara radikal berbeda dari vaksin tradisional, seperti yang digunakan terhadap virus flu, yang umumnya ditanam dan dikultur dengan menggunakan sel-sel hewan, telur, atau jamur.

Salah satu kendala dalam penelitian tersebut adalah bahwa wabah Ebola jarang terjadi, sehingga sulit untuk mengetahui pola infeksi. Meskipun cukup langka, namun Ebola dapat berbahaya dan muncul dengan tak terduga. Itulah sebabnya Ebola menjadi penyakit yang mematikan, dan membuat segala jenis uji klinis agak sulit.

Ada beberapa kemungkinan yang menjanjikan dan ada beberapa hasil yang baik. Hal tersebut ditunjukkan dengan pengujian pada hewan yang menunjukkan tingkat perlindungan yang diterima terhadap virus, namun pertimbangan praktis membuat hal tersebut sulit.

"Semua calon vaksin yang ada dimodifikasi secara genetik dengan virus hidup," kata Arntzen.

Masalah-masalah pengujian dan produksi lebih lanjut dapat diperparah, karena sifat berbahaya dari penyakit tersebut. Eksperimen harus dilakukan oleh peneliti yang sangat terampil dengan fasilitas yang sesuai syarat dan dijalankan oleh US Army Medical Research Institute di Maryland. Pengujian vaksin tersebut dilakukan pada tikus hidup.

Vaksin yang dibuat Arntzen adalah setidaknya setara dengan vaksin eksperimen lain yang berasal dari sumber hewan. Tingkat kelangsungan hidup mencapai 80 persen pada tikus yang disuntik dengan vaksin Ebola.

Selain itu, teknik budidayanya menggunakan tanaman tembakau tidak hanya berarti penghematan biaya yang besar dalam produksi, sebagian karena kemudahan pemurnian vaksin dari materi nabati daripada materi hewani. Tetapi juga karena produknya cukup potensial dan dapat disimpan dalam lemari pendingin. Kemudahan penyimpanan salah satu persyaratan yang paling penting dari vaksin.

Vaksin ini juga menggunakan adjuvan yang berbeda, yaitu aditif yang meningkatkan potensi vaksin. FDA biasanya menyetujui Alum (aluminium hidroksida), tetapi selama tes di Maryland, tingkat kelangsungan hidup tikus tidak menunjukkan peningkatan apapun. Sebaliknya, reseptor Toll-like (TLR) agonis disebut PIC diberikan dengan Ebola Kompleks imun (EIC).

EIC pada dasarnya adalah sebuah agregat yang diciptakan dengan menggabungkan protein permukaan utama, yang dikenal sebagai GP1 dari virus Ebola dengan antibodi monoklonal yang disesuaikan untuk mengikat GP1.

"Karena PIC agonis TLR bertindak untuk meniru sebuah reaksi peradangan, dan hal tersebut dapat memperkuat respon imun, tanpa menyebabkan kerusakan jaringan. Dalam imunologi, hal tersebut berarti mempunyai sesuatu yang jauh lebih mudah untuk dikenali oleh sistem kekebalan tubuh," kata Arntzen seperti dilansir dari MedicalNewsToday, Rabu (7/12/2011).

Ebola memiliki kelas virus yang disebut Filoviridae. Platform EIC mungkin menyediakan pembawa untuk menciptakan vaksin terhadap virus lainnya dalam kelas ini.

Protokol pemurnian langsung mungkin juga berguna dalam kasus patogen lain, termasuk hepatitis C atau demam berdarah, dimana ekstraksi dari glikoprotein sejauh ini telah sulit dilakukan. Penelitian tersebut telah mendorong terciptanya vaksin baru yang cukup menjanjikan.

ir/ir) detikhealth.com

Twins give birth minutes apart in same hospital

Twin sisters in New Jersey gave birth to their first children just minutes apart.

Danielle and Nicole Fisher were in adjacent rooms at Virtua Hospital in Voorhees and the boys were born 13 minutes apart Tuesday night. The women had been born within 12 minutes of each other 23 years ago.

Nicole Fisher tells The Courier-Post of Cherry Hill it just has something to do with "that twin communication." They say they didn't plan to get pregnant at the same time, either.

Danielle Fisher gave birth to Jonathan at 7:43 p.m. Her twin, who wasn't due for two weeks, delivered Maximus minutes later.

The twins' mother, Lisa Fisher, tells the newspaper it's unbelievable.

The women are living together with their parents in Clementon.

Discussion comments

Friday, December 23, 2011

Antibiotik Berbahaya untuk Obati Infeksi Virus


(Foto: Thinkstock)Jakarta, Antibiotik sebenarnya hanya efektif digunakan untuk mengobati penyakit akibat bakteri. Namun obat ini ternyata juga dipakai untuk mengobati penyakit akibat inferksi virus. Hasilnya, efek samping dan resistensi antibiotik justru menempatkan pengguna antibiotik dalam kondisi yang lebih berbahaya.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention di AS, antibiotik adalah penyebab paling umum dari kunjungan anak-anak ke unit gawat darurat untuk akibat efek samping obat. Istirahat, banyak minum, dan obat tanpa resep dokter adalah pilihan yang disukai untuk mengobati virus.

Pilek, infeksi lain pada saluran pernapasan atas, dan beberapa jenis infeksi telinga tidak disebabkan oleh bakteri, melainkan oleh virus. Antibiotik tidak bekerja terhadap virus, hanya bakteri.

Meskipun CDC telah berupaya menekan angka pemberian antibiotik yang tidak perlu kepada anak dalam beberapa tahun terakhir, masih banyak orang tua yang sering memberikan antibiotik untuk mengobati flu dan infeksi virus lainnya.

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat tidak meningkatkan kekebalan virus, tapi juga meningkatkan beban biaya sistem kesehatan karena virus yang sudah lebih sulit dihentikan, memakan waktu lebih lama, dan lebih mahal pengobatannya.

Antibiotik adalah alat yang paling penting untuk memerangi infeksi bakteri yang mengancam keselamatan nyawa, namun resistensi terhadap obat ini juga merupakan salah satu ancaman paling mendesak.

CDC mendesak masyarakat untuk bertindak cerdas dan tidak menggunakan antibiotik untuk melawan infeksi virus seprti pilek, tenggorokan sakit, bronkitis akut, sinus, atau infeksi teling.

Sebaliknya, jika tetap menggunakan antibiotik, inilah yang lebih mungkin terjadi:
1. Infeksi tidak akan sembuh.
2. Si sakit akan tetap sakit dan tidak akan merasa lebih baik.
3. Si sakit dapat mengalami efek samping yang tidak perlu dan berbahaya.

"Sebagian besar masalah resistensi antibiotik terjadi ketika pasien diresepkan untuk alasan yang tepat, tapi kemudian tidak diminum dengan tepat. Jadi jika pasien diresepkan antibiotik, jangan sampai menyalahi dosis disimpan jika terserang panyakit yang sama lagi," kata Catharine Paddock PhD seperti dilansir MedicalNewsToday.com, Kamis (8/12/2011).

ir/ir) detikhealth.com

Ini Tanda-tanda Terjadinya Penuaan Dini


(Foto: Thinkstock)Jakarta, Tua itu pasti! Tapi kalau terlihat tua karena penuaan dini tentu sayang bukan. Idealnya, penampilan tua sesuai umur atau penampilan lebih muda dari umur. Maka itu kenali tanda-tanda penuaan dini yang paling jelas terlihat.

Beberapa faktor baik lingkungan atau dari dalam diri bisa membuat seseorang terlihat lebih tua dari usianya yang membuat tanda-tanda penuaan muncul lebih dini.

Tanda-tanda penuaan dini umumnya paling mudah dijumpai di daerah wajah dan juga kulit. Hal yang berkontribusi besar terhadap tanda-tanda penuaan dini adalah radikal bebas yang bisa berasal dari paparan sinar matahari, stres dan juga polusi lingkungan.

"Salah satu tanda pertama dari adanya penuaan dini yang ada adalah kulit tidak lagi terlihat bersinar dan biasanya diikuti dengan tanda-tanda lainnya," ujar Eric Braverman dari Weill Cornell Medical Center di New York, seperti dikutip dari Forbes.com, Kamis (8/12/2011).

Berikut ini adalah tanda-tanda penuaan dini yang terlihat yaitu:

1. Munculnya keriput di ujung mata
American Academy of Dermatology melaporkan keriput disebabkan oleh paparan sinar matahari dan diperparah jika merokok. Paparan radikal bebas ini menyebabkan kerusakan DNA kulit dalam membran sel, akibatnya kolagen dan elastisitas kulit menjadi rusak yang memicu keriput.

2. Flek atau bercak hitam
Bercak atau flek hitam yang muncul merupakan tanda penuaan kulit, karena sudah banyaknya kulit terpapar sinar matahari tanpa perlindungan. Flek atau bercak ini biasanya muncul di tangan, wajah, dahi dan bahu.

3. Kulit menjadi lebih kasar dan kering
Paparan radikal bebas yang terus menerus membuat kulit menjadi kehilangan kolagen dan elastisitas sehingga kekuatannya serta fleksibilitasnya berkurang. Akibatnya penampilan kulit akan menjadi lebih kering dan kasar.

4. Pori-pori membesar
Penuaan dini juga ditandai dengan membesarnya pori-pori karena penumpukan sel kulit mati di sekitar pori. Kondisi ini biasanya bisa dikurangi dengan pengelupasan kulit secara teratur.

5. Memiliki lingkaran hitam dan kantung di bawah mata
Kondisi ini terjadi karena kapiler kecil yang bocor dan darah mengalami oksidasi sehingga membuatnya berwarna gelap, serta kulit bawah mata yang tipis membuatnya terlihat berwarna lebih gelap atau hitam.

6. Adanya penumpukan lemak yang lebih banyak di sekitar perut dan lengan
Metabolisme yang terjadi di dalam tubuh biasanya menjadi lebih lambat sehingga muncul penumpukan lemak yang kebanyakan ada di perut dan lengan tangan.

7. Terganggunya siklus tidur, mudah lelah, sering lupa, sulit memulai kegiatan bahkan saat pagi hari sekali pun.
Kondisi yang terjadi ini merupakan penanda pertama dari penyusutan otak yang bisa dipicu oleh berbagai hal seperti merokok, konsumsi makan olahan dan tidak mendapat udara segar yang cukup.

Beberapa hal bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penuaan dini seperti melakukan olahraga secara rutin, tidur cukup, minum air putih cukup, memiliki pola makan yang sehat (mengandung asam lemak omega 3 dan rendah lemak jenuh), banyak makan buah dan sayuran, kacang-kacangan serta gandum.

ver/ir) detikhealth.com

Penyakit-penyakit Karena Memendam Emosi


(Foto: thinkstock)Jakarta, Memendam emosi atau perasaan tidak hanya berdampak pada gangguan psikis tetapi juga dapat berdampak langsung pada gangguan kesehatan tubuh. Ada beberapa penyakit yang terjadi jika Anda sering memendam emosi.

"Emosi dan perasaan trauma yang tidak ditangani dengan baik, lama-lama dapat menumpuk pada bagian tubuh dan berpotensi menimbulkan penyakit. Ini karena orang yang emosinya kacau otomatis imun tubuhnya turun, napas berantakan, suhu tubuh naik, depresi atau terlihat lebih tua, juga emosi negatifnya lama-lama menumpuk di bagian-bagian tubuh lain," ujar Irma Rahayu, Soul Healer dari Emotional Healing Indonesia (EHI) dalam acara Emotional Healing Group Therapy di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta, Kamis (8/12/2011).

Berikut beberapa penyakit yang berhubungan dengan emosi, yaitu:

1. Alergi, karena penyangkalan akan kekuatan dan kemampuan diri.

2. Radang sendi, karena perasaan tidak dicintai, ditolak dan perasaan dikorbankan.

3. Demam, karena perasaan marah yang tidak mampu diekpresikan.

4. Ginjal, karena kekecewaan, perasaan gagal, rasa malu yang ditekan.

5. Maag, karena takut, cemas, perasaan tidak puas pada diri sendiri.

6. Penyakit paru-paru, karena putus asa, kelelahan emosional, luka batin.

7. Sakit punggung, karena ketakutan akan uang, merasa terbebani.

8. Sakit pinggang, karena rasa tidak dicintai, butuh kasih sayang.

9. Jantung, karena rasa kesepian, merasa tidak berharga, takut gagal dan marah.

10. Kanker, karena kebencian terpendam atau makan hati yang menahun.

11. Diabetes, karena keras kepala, tidak mau disalahkan.

12. Glaukoma, karena tekanan dari masa lalu dan tidak mampu memaafkan.

13. Jerawat, karena tidak menerima diri sendiri, tidak suka pada diri sendiri.

14. Pegal-pegal, karena ingin dicintai dan disayangi, butuh dipeluk dan kebersamaan.

15. Obesitas, karena takut, ingin dilindungi, kemarahan terpendam, tidak mau memaafkan.

16. Mata minus, karena takut akan masa depan.

17. Mata plus, karena tidak mampu memaafkan masa lalu.

"Orang yang emosinya tenang, apapun yang dilihatnya lebih jelas. Bila Anda punya masalah lalu dibawa ibadah, mau sujud beribu-ribu kali kalau emosi Anda belum tenang akan percuma," lanjut Irma.

Menurut Irma yang sudah menangani lebih dari 5.000 klien yang bermasalah dengan emosi, cara terbaik untuk merespons emosi khususnya emosi marah adalah dengan mengeluarkannya dengan cara yang baik dan santun atau bicara baik-baik dengan orang yang membuat kita kesal.

"Misal Anda kesal dengan orang A, maka Anda harus menyampaikan pada orang itu bahwa Anda tidak suka dengan tindakan dia, tapi dengan cara yang halus, santun dan bukan marah-marah. Jangan melemparkan emosi kesal Anda pada orang lain, karena itu tidak menyelesaikan masalah. Jika sekiranya Anda tidak mungkin menyampaikannya, misal dia adalah bos atau orang yang punya jabatan tinggi, maka lakukan sending love. Tetap bersikap baik pada dia sambil mendoakan dia hal-hal yang baik, semoga dia berubah dan berkah, atau berdoa untuk diri sendiri semoga mendapatkan hal-hal baik. Jangan Anda malah mendoakan yang jelek-jelek karena itu akan jadi emosi yang negatif untuk diri Anda sendiri," tutup Irma.

mer/ir) detikhealth.com

Melahirkan di Air dengan Ditemani 2 Orang Pria Pasangannya


Jaiya & Pasangan (dok: Dailymail)California, AS, Melahirkan di dalam air (waterbirth) sudah mulai banyak dilakukan oleh ibu hamil untuk mengurangi rasa sakit. Tapi hebatnya, seorang wanita di California melakukan persalinan di dalam air dengan ditemani dua orang pria, yang keduanya merupakan kekasihnya.

Jaiya Ma (34 tahun) telah hidup berdua dengan seorang pria Jon Hanauer (49 tahun) selama 6 tahun. Hubungan mereka sangat terbuka, mereka benar-benar bisa jujur dan memberitahu satu sama lain jika tertarik pada orang lain.

Jaiya pernah tertarik dengan pria lain yang lebih muda, namun ia dikhianati. Jon merasa sangat bersalah karena tak mampu melindungi Jaiya. Saking cintanya, ia juga mendesak Jaiya untuk bertemu dengan pria lain.

Tak lama kemudian, Jaiya bertemu dengan Ian Ferguson (44 tahun). Jon ikut bahagia dengan hubungan tersebut. Mereka pun menjalani kehidupan polyamorous (hidup dengan lebih dari 1 pasangan intim).

Jaiya hamil dari Ian, pria yang berprofesi sebagai furniture designer. Meski bukan anaknya, Jon ternyata juga mendukung kehamilan Jaiya bahkan dua pria tersebut menemani Jaiya dalam proses persalinan yang dilakukan di dalam air (waterbirth).

Untuk menyambut kelahiran Jaiya, mereka bertiga mengambil kelas khusus untuk mempersiapkan persalinan di rumah. Jaiya pun melahirkan hanya dibantu oleh dua orang kekasihnya.

Pada 23 Maret 2009, lahirnya Eamon, putra dari Jaiya dan Ian. Dalam proses persalinan tersebut, Jaiya, Ian dan Jon semua berada di kolam bersalinan.





"Itu adalah pengalaman yang luar biasa. Ia memegang saya, sementara Eamon lahir dan Jon berada di sisi bak mandi. Ketika ia keluar, Jon memotong tali pusarnya dan kami bertiga menangis," jelas Jaiya Ma, seperti dilansir Dailymail, Kamis (8/12/2011).

Kelahiran Eamon membawa Jaiya, Jon dan Ian makin dekat. Mereka pun memutuskan untuk hidup bersama sebagai sebuah keluarga. Waterbirth adalah proses melahirkan di dalam air, pada proses tersebut ibu yang akan melahirkan berendam dalam suatu bak berisi air hangat yang steril hingga melahirkan. Air dipercaya memiliki efek pengobatan dan dapat memperpanjang kehidupan.

Air mempengaruhi efek gravitasi, dimana dengan adanya perbedaan berat jenis antara manusia dengan air, maka tubuh manusia akan merasa lebih ringan bila berada di air.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa melahirkan di air tidak memberikan efek luaran yang berbeda dengan melahirkan di darat. Berendam di air juga menjadi cara yang aman untuk mengurangi edema dan menurunkan tekanan darah.

Tapi risiko yang bisa dihadapi jika melakukan persalinan di air adalah terjadi peningkatan risiko infeksi, sulit untuk mengontrol jumlah darah yang hilang, memonitor janin lebih longgar dan kadang kontraksi menjadi tidak efektif.

Sementara pada bayi memiliki risiko seperti aspirasi air (air masuk ke paru-paru), hipoksia (kekurangan oksigen), peningkatan infeksi dan keterlambatan pertolongan bila terjadi sesuatu yang gawat pada janin. Pada proses ini juga boros dalam penggunaan air.

mer/ir) detikhealth.com

Pandji Minta Maaf Joke SBY Pernah Nyimeng Kelewat Batas


Ilustrasi (foto: Thinkstock)Jakarta, Di sebuah acara peluncuran buku 'Hikayat Pohon Ganja', presenter Pandji Pragiwaksono mencoba bicara jujur tentang kondisi banyak orang yang sebenarnya suka menghisap ganja. "Jangankan saya, Obama saja mengaku pernah nyimeng. Bahkan saya yakin, SBY itu pasti juga pernah nyimeng".

Namun ucapan yang sebenarnya menurut Pandji dalam konteks becanda itu telah membuat reaksi banyak orang. Pandji dituding oleh banyak orang termasuk sejumlah politisi seperti Pramono Anung, Muarzuki Ali sebagai becandaan yang kelewat batas.

Dalam sebuah klarifikasi yang ditulis di blognya http://www.pandji.com/klarifikasi/, Pandji secara terbuka meminta maaf jika ucapannya tersebut dinilai sudah kelewat batas.

Berikut klarifikasi yang disampikan Pandji seperti dikutip detikHealth dari blognya, Kamis (8/12/2011):

Jadi, hari ini jagad raya ramai karena pernyataan saya yang dikutip oleh detik.com
Tepatnya, pernyataannya seperti ini

"Jangankan saya, Obama saja mengaku pernah nyimeng. Bahkan saya yakin, SBY itu pasti juga pernah menghisap ganja"

Berikut adalah klarifikasi saya

Pertama kaitannya dengan "pernyataan" saya yang jadi judul detik “Semua orang pernah nyimeng, saya yakin SBY juga”
Seperti yang anda baca, di dalam beritanya sendiri tidak ada kutipan dari saya yang mengatakan “Semua orang pernah nyimeng..”

Kutipannya berbunyi (sekali lagi lagi saya tulis di sini): "Jangankan saya, Obama saja mengaku pernah nyimeng. Bahkan saya yakin, SBY itu pasti juga pernah menghisap ganja".

Seingat saya, saya tidak berkata "Semua orang pernah nyimeng" yang saya katakan adalah "Banyak banget orang yang pernah nyimeng". Tapi toh percuma juga saya membela diri untuk urusan ini karena yang keluar di situs berita tersebut adalah seperti di atas. Tapi setidaknya, Anda tahu versi saya.

Kedua, soal pernyataan saya "SBY itu pasti juga pernah menghisap ganja"
Pernyataan ini, konteksnya bercanda. Justru, bagi saya adalah sangat lucu apabila ada yang menganggap itu ucapan atau tuduhan yang serius saya lontarkan.

Reaksi paling bijak adalah dari Julian Pasha, jubir Presiden yang berkata "Masak saya harus komentari halusinasi". Ucapan itu tidak serius, maka sebaiknya jangan ditanggapi serius.

Kalau dirasa becandaan saya melampaui batas, maka dengan ini saya menyatakan permohonan maaf. Kadang memang, kita tidak akan pernah tahu di mana garis batas hingga kita melanggarnya. Sekarang saya tahu, di mana batasnya.

George Carlin, seorang comic (sebutan untuk seorang stand up comedian) legendaris dari Amerika Serikat dikenal sebagai komedian yang "Exploring the limits of comedy, sometimes by crossing them".

Tidak ada niat saya untuk jajal jajal batas komedi, tapi kini saya tahu batas tersebut.

Sebuah perusahaan dalam iklannya menampilkan foto yang kontroversial di mana kepala negara berciuman dengan kepala negara lainnya di BIBIR. Merkel, Sarkozy, Obama, Paus Benedictus, semua terlihat berciuman mesra sampai tertutup matanya. Obama berciuman Hu Jintao, juga Obama dengan Chavez

Iklan tersebut menuai kontroversi, tidak sedikit yang mengamuk melihat simbol negara dijadikan bercandaan. Tidak pantas, katanya. Namun Chavez sendiri tidak marah dan berkata bahwa iklan itu lucu.

Lucu atau tidak, pantas atau tidak, silakan anda nilai sendiri.

Pada akhirnya, kepantasan seseorang dalam bercanda selalu relatif. Di twitter, yang menanggapi ucapan bercanda saya dengan tawapun banyak. Ada yang mengganggap bercandaan pukul pukulan dan tendang tendangan dibubuhi hajaran properti styrofoam lucu tapi ada juga yang merasa itu tidak pantas

Ada yang menganggap bercandaan sarkas yang datang dari sebuah ucapan itu lucu tapi ada juga yang merasa itu tidak pantas. Namun, bukan jadi pembenaran, sekali lagi, apabila bercanda saya dianggap melampaui batas maka saya minta maaf yang sebesar besarnya.

Apalagi apabila Pak Susilo Bambang Yudhoyono tersinggung, saya bersedia untuk mengundang beliau dalam jamuan makan malam di rumah saya. Agar saya bisa menerangkan maksud dibalik ucapan saya.

Apalagi, istri saya jago masak :)

Setelahnya, kita bisa berbincang santai sambil nyim… eit.. BERCANDAAAAAAAA.. hehe

Demikian, semoga jelas. Saya bertanggung jawab penuh terhadap ucapan saya, termasuk apabila ada konsekuensinya yang diminta dari saya
Sekian.

Epilog:
Gamila (istri saya) tadi menggenggam tangan saya dan berkata "Everything will be okay Mas. I promise".
Abis ngomong gitu dia langsung ngambil HP. Saya tanya "Nelfon siapa kamu?"
Gamila jawab "Nelfon nyari kerjaan. Kalau kamu dipenjara, dapet duit dari mana?"up/ir) detikhealth.com

Menurunkan Berat Badan Bisa Melindungi Gigi


(Foto: Thinkstock)Jakarta, Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan jika seseorang berhasil menurunkan berat badannya yang berlebih. Salah satu manfaat yang didapat adalah bisa melindungi gigi dari penyakit periodontitis.

Salah satu penyebab orang dewasa kehilangan giginya adalah masalah periodontitis. Kondisi ini terjadi karena adanya plak yang terakumulasi di gigi dan mengembangbiakan bakteri sehingga kekebalan tubuh tidak mampu mengontrolnya.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan seperempat hingga setengah orang dewasa memiliki periodontitis. Sedangkan obesitas diketahui berhubungan dengan peradangan sistemik. Tapi bisakah penurunan berat badan melindungi gigi?

Sebuah review tahun 2011 yang dilaporkan dalam jurnal Obesity Review menganalisis sebanyak 33 studi untuk meneliti hubungan antara obesitas dan periodontitis. Diketahui sebanyak 30 studi menemukan adanya hubungan antara komposisi tubuh dan periodontitis.

Seseorang yang diketahui memiliki kadar lemak tubuh yang lebih tinggi, maka ia lebih mungkin memiliki periodontitis bahkan pada kasus yang lebih parah atau kehilangan giginya, seperti dikutip dari MSNHealth, Kamis (8/12/2011).

Berbagai studi berbeda yang dikumpulkan diketahui secara keseluruhan jika seseorang kelebihan berat badan atau obesitas maka ia memiliki kemungkinan 2 kali menderita periodontitis.

Hal ini karena orang gemuk yang menurunkan berat badan menunjukkan pengurangan dalam semua peradangan yang diukur, dan kemungkinan juga mengurangi risiko gangguan gigi seperti periodontitis.

Selain itu memiliki berat badan yang sehat juga bisa menjauhkan seseorang dari berbagai risiko penyakit seperti jantung, stroke, diabetes hingga kanker, asalkan metode yang dilakukannya benar dan tidak ekstrem.

ver/ir) detikhealth.com

Yang Perlu Dilakukan dan Hindari Saat Demam, Sinus dan Luka


Ilustrasi (foto: Thinkstock)Jakarta, Ketika rasa sakit, nyeri, atau ketidaknyamanan oleh karena gejala suatu penyakit melanda, mungkin dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Mungkin luka oleh karena kecelakaan ringan yang mungkin dapat terjadi sehari-hari, juga membutuhkan penanganan yang segera. Oleh karena hal tersebut, setidaknya kita harus mengetahui cara penanganan yang cepat untuk meredakan rasa sakit atau ketidaknyamanan tersebut.

Cara cepat untuk menangani rasa sakit, luka, atau ketidaknyamanan oleh karena gejala suatu penyakit seperti yang dikutip dari FoxNewsHealth, Rabu (8/12/2011) antara lain:

1. Demam

Hal yang sebaiknya dilakukan:
a. Mengonsumsi acetaminophen (Tylenol) seperti yang diindikasikan untuk menurunkan demam, yang merupakan gejala yang dapat menyertai suatu penyakit.
b. Minum banyak cairan
Untuk menurunkan demam akan menyebabkan keluarnya banyak keringat, dan jika tidak mengganti cairan tersebut, maka dapat mengalami dehidrasi.

Hal yang harus dihindari:
a. Tetap melakukan aktivitas fisik
Pergi ke gym atau jalan-jalan dengan teman dapat memaksakan tubuh dan justru menghambat pemulihan.
b. Mendinginkan kulit dengan es ketika suhu badan sedang terlalu panas, hal tersebut dapat menyebabkan es dapat membakar kulit. Gunakan handuk dingin sebagai penggantinya.

Hubungi dokter jika:
Mengalami demam yang lebih dari 38 derajat Celcius (101 derajat Fahrenheit), yang disertai dengan sakit kepala, sakit leher atau demam yang tidak mereda hingga 2 hari penuh, maka sebaiknya segera hubungi dokter.

Kebanyakan demam oleh karena virus akan hilang dalam 1 atau 2 hari. Namun dalam beberapa kasus demam dapat menjadi tanda atau gejala dari suatu kondisi yang lebih serius, seperti infeksi ginjal, radang paru-paru, atau meningitis.

2. Sinus sakit

Hal yang sebaiknya dilakukan:
a. Gunakan semprotan saline untuk membersihkan lendir dan bakteri dan membantu mengurangi tekanan pada rongga sinus.
b. Ambil dekongestan yang mengandung pseudoefedrin (seperti Sudafed), yang dengan cepat akan mengecilkan pembuluh darah yang meradang dan menyebabkan rasa sakit.
c. Mengonsumsi ibuprofen yang merupakan anti inflamasi.

Hal yang harus dihindari:
a. Mengandalkan antibiotik atau semprot hidung steroid.

Hubungi dokter jika:
Gejala tidak mereda dalam seminggu, nyeri parah, atau mengalami demam yang lebih tinggi dari 38 derajat Celcius (101 derajat Fahrenheit). Hal tersebut menunjukkan kemungkinan memiliki infeksi sinus bakteri yang memerlukan antibiotik.

3. Luka karena benda tajam dan tergores

Hal yang sebaiknya dilakukan:
a. Bersihkan dengan air hangat dan sabun untuk menghilangkan kuman dan kotoran.
b. Hindari kelembaban

Hal tersebut merupakan kunci untuk pertumbuhan yang cepat dari sel-sel kulit baru. Oleskan selapis tipis salep antibiotik. Jika daerah yang terluka memungkinkan kontaminasi dengan daerah luar, maka dapat ditutup dengan perban.

Hal yang harus dihindari:
a. Penggunaan peroksida atau alkohol karena akan menyebabkan kulit kering dan menghambat penyembuhan
b. Mengelupaskan dengan paksa daerah luka yang seharusnya dibiarkan mengelupas dengan sendirinya.
Hal tersebut dapat meningkatkan iritasi yang menunda penyembuhan, dan dapat menyebabkan bakteri masuk ke dalam luka. Juga, dapat meninggalkan bekas luka.

Hubungi dokter jika:
a. Daerah luka terlalu dalam atau luas, sehingga mungkin membutuhkan jahitan untuk menghentikan perdarahan dan menutup luka.
b. Ada goresan merah di sekitar luka atau kulit di sekitar luka terasa panas.
Hal tersebut dapat merupakan tanda-tanda infeksi, sehingga mungkin membutuhkan antibiotik.

ir/ir) detikhealth.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | fantastic sams coupons