Haloperidol (dok. hospital.moph.go.th)Jakarta, Deskripsi
Haloperidol digunakan untuk mengobati kondisi gugup, gangguan emosional, dan mental (misalnya, skizofrenia). Hal ini juga digunakan untuk mengontrol gejala Tourette's disorder. Obat ini tidak boleh digunakan untuk mengobati masalah perilaku pada pasien lansia yang memiliki demensia.
Haloperidol juga digunakan untuk mengobati masalah perilaku yang parah, misalnya perilaku agresif, impulsif atau hiperaktif pada anak-anak yang telah diobati dengan psikoterapi atau obat lain yang tidak bekerja dengan baik.
Obat ini hanya tersedia dengan resep dokter.
Indikasi
1. Skizoprenia
2. Psychoses
3. Tourette's syndrome
4. Kecemasan yang parah
5. Gangguan tingkah laku yang parah
6. Kegugupan
7. Gangguan emosional dan mental
8. Mual dan muntah
Kontraindikasi
1. Keracunan berat dengan depresi sistem saraf pusat (SSP)
2. Parkinson's disease
3. Ibu menyusui
Dosis
Dosis obat ini berbeda pada setiap pasien tergantung berat dan ringannya kasus. Ikutilah petunjuk yang diberikan dokter.
Efek samping
Segera hubungi dokter jika terjadi salah satu gejala, antara lain:
1. Kesulitan berbicara atau menelan
2. Kehilangan kontrol keseimbangan
3. Wajah terasa tebal seperti memakai masker
4. Kejang otot, terutama leher dan punggung
5. Gelisah
6. Kekakuan pada lengan dan kaki
7. Gemetar pada jari dan tangan
8. Kelemahan pada lengan dan kaki
Kemasan
Produk ini tersedia dalam bentuk sediaan berikut:
1. Tablet
2. Solusi
Sumber: MayoClinic, Drugs.com
mer/ir) detikhealth.com
-
Saturday, September 10, 2011
Haloperidol, Obat untuk Atasi Gejala Skizoprenia
-
9:00 AM
0 komentar:
Post a Comment