-
-

Thursday, March 31, 2011

Makanlah Buah-buahan Ini Bersama Kulitnya

Tidak semua buah harus dikupas sebelum dimakan, karena kadang-kadang kandungan nutrisi paling tinggi justru terdapat di kulit sehingga sayang kalau dibuang. Beberapa buah justru lebih baik dimakan bersama dengan kulitnya.Jenis buah-buahan yang sebaiknya dimakan langsung bersama kulitnya antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Bolohealth, Senin (28/3/2011).
1. ApelSebuah penelitian di Cornell University  menunjukkan bahwa kandungan fitokimia dalam kulit apel 87 persen lebih banyak dibandingkan dalam daging buahnya. Beragam senyawa fitokimia dalam kulit apel merupakan antioksidan yang berkhasiat mencegah kanker.
2. TimunMeski sering disebut sebagai sayuran, secara teknis timun termasuk buah-buahan. Kulitnya mengandung silika yang berkhasiat menjaga kesehatan kulit dan kuku. Sedikitnya manusia butuh 5 mg silika setiap hari, seluruhnya bisa diperoleh dari sebutir timun.
3. TerungTerung juga sering disebut sayuran, meski secara teknis termasuk golongan buah berry. Kulitnya yang berwarna ungu mengandung 300 mg senyawa nasunin, sejenis antioksidan yang bermanfaat mencegah kerusakan sel otak. Kulit terung juga mengandung 200 mg potasium, 13 mg magnesium dan 3 mg serat.
4. KiwiMungkin agak aneh membayangkan kulit kiwi yang berbulu itu harus dimakan. Tapi menurut sebuah penelitian, kandungan vitamin C dan E, serotonin dan potasium dalam buah kiwi bisa diperoleh dengan lebih maksimal jika buah ini dimakan bersama kulitnya.
5. JerukKulit jeruk mengandung senyawa polymethoxylated flavones (PMF) yang terbukti ampuh menurunkan kadar kolesterol. Tidak perlu benar-benar dimakan untuk mendapatkan khasiatnya, cukup diseduh bersama teh atau dimasukkan dalam sup.
6. TomatBuah tomat kaya akan kandungan karotenoid, potasium, vitamin A, C dan E. Kandungan nutrisinya paling banyak terdapat pada kulit dan rasanya memang tidak ada orang mengupas kulit tomat sebelum mengkonsumsinya. 
7. PirKarena kulitnya mengandung serat yang sangat tinggi, buah pir hampir tidak pernah dikupas dan langsung dimakan begitu saja. Kulit pir juga kaya akan mineral terutama tembaga, serta vitamin C dan K yang berfungsi sebagai antioksidan.
8. PlumKulit plum dengan warna-warni yang beragam mulai dari merah, ungu maupun biru kehitaman mengandung lebih banyak serat dibandingkan daging buahnya. Kulitnya juga mengandung phytonutrient, senyawa yang membantu penyerapan zat besi di dalam tubuh.

How to Easily Prevent Constipation

Constipation aka big hard water is unpleasant conditions and the different ways people do to get rid of this problem. Actually easier to prevent than to treat constipation.Constipation is a change in bowel pattern is not unusual that different to everyone. Constipation can mean a person difficult to defecation or bowel movement fewer than three times a week.There are various causes of constipation is less intake of fiber, lack of drinking that make bowel movements more slowly, lack of exercise, taking certain medications, lifestyle changes, ignore the feeling to defecate and some specific diseases such as irritable bowel syndrome and other diseases associated with digestive organs.Prior experience constipation, it helps you make a way to prevent a fairly easy to do, as quoted by Harvard Medical School Family Health Guide, Thursday (03/31/2011):1. Eating enough fiberBalanced diet with emphasis on high-fiber foods such as nuts, seeds, whole grains, fresh fruits and vegetables can help prevent constipation.2. Using laxativesType of bulk-forming laxative agents (laxatives that increase the volume of stools so that the stomach feel full) such as psyllium, methylcellulose and pectin which can be obtained without a prescription can also prevent the occurrence of constipation.3. Drinking enough waterInadequate water needs at least 8 glasses each day.4. SportsRegular exercise can prevent constipation while maintaining overall body health. Exercise can support digestive health and function can be useful for the health of the entire body. Walk at least 20 to 30 minutes each day can help your digestive system.5. Train time defecationSet the time and train your digestive system to be able to defecate in certain hours such as early morning or after a meal. Start by sitting on the toilet for 10 minutes and wait renpons body, but do not memaksan or ngeden to defecate.6. Do not delay going to the toilet if you want to defecateThe intestine is an organ that is sensitive and important in providing signals. When a person is detained to defecate, the signals given by the longer gut will become weak and eventually someone will not understand the signals given by the intestine.7. Do not straining during bowel movementsStraining or ngeden can cause other health problems such as hemorrhoid or pile and blood pressure problems.

Wednesday, March 30, 2011

Kulit dan Rambut Berminyak

Deskripsi
Orang-orang dengan kulit dan rambut berminyak umum memiliki rambut kemilau, bahkan ketika beberapa menit dicuci kulit terasa berminyak.
Pada kondisi normal, androgen, atau hormon laki-laki, mengontrol produksi minyak oleh kelenjar sebaceous di kulit. Tingkat androgen yang relatif lebih tinggi dapat membuat kulit lebih berminyak. Sebagai contoh, hal ini dapat terjadi selama masa pubertas dan ketika steroid meningkatkan kinerja. Beberapa orang memiliki kulit oilier karena mereka memiliki jumlah yang lebih besar kelenjar minyak yang menghasilkan lebih banyak minyak.
Gejala
Orang dengan kulit dan rambut berminyak umumnya, umumnya rambut dan kulit mereka tampak kemilau hanya beberapa menit atau jam setelah dicuci.
Perawatan
Sering kali kulit dan rambut berminyak tidak dapat dicegah. Kondisi ini sering merupakan bagian dari pubertas dan hilang ketika mencapai usia dewasa.

Kista Baker

Kista Baker adalah pembengkakan yang disebabkan oleh cairan dari sendi lutut menonjol di bagian belakang lutut. Bagian belakang lutut juga disebut sebagai daerah poplitea lutut. Kista Baker kadang-kadang disebut kista poplitea. Ketika cairan berlebihan cairan membentuk kantung berisi cairan dari kista Baker. Pemberian nama ini untuk diilhami dari ahli bedah Inggris William Morrant Baker (1839-1896). Dokter inilah yang pertama kali meneliti kista dibelakang lutut.
Gejala:
Gejala sangat mudah dikenali yakni terdapat Tonjolan halus di belakang sendi lutut atau di atas betis. Kista Baker biasanya tidak menimbulkan rasa sakit sebelum pecah. Hal ini dapat menyebabkan sakit ringan atau tidak nyaman di belakang lutut, terutama ketika berolahraga.
Jika kista pecah, bisa menyebabkan pembengkakan yang menyakitkan. Gejala-gejala kista pecah serupa dengan thrombophlebitis dari tungkai bawah.
Perawatan:
Perawatan kista biasanya menyesuaikan dengan penyakit yang menjadi penyebabnya. Suntikan kortison ke dalam kista dapat mengurangi ukuran kista dan peradangan yang terjadi. Jika kista besar dan menyebabkan rasa sakit dianjurkan untuk dibedah.
Sumber: disarikan dari berbagai sumber.

Gigi Bernanah

DeskripsiGigi bernanah adalah kumpulan nanah yang disebabkan infeksi bakteri di akar gigi atau dalam jaringan gusi di sekitar gigi.
Gejala
Gejala utama adalah nahah terus menerus, sakit gigi berdenyut. Gejala berlanjut dengan demam dan pipi bengkak.
PerawatanGigi bernanah akan hilang tanpa pengobatan. Jika nanah pecah rasa sakit menurun secara signifikan. Untuk mengobati penyakit ini dokter biasanya meresepkan antibiotik untuk menghilangkan infeksi. Selain itu, penderita disarankan berkumur dengan air garam hangat. Dalam kasus yang berat, penderita disarankan dicabut giginya.
Sumber: medlineplus dan mayoclinic.

Berdoa Ampuh Redakan Amarah

Jakarta, Orang bisa marah atas sebab apa saja seperti mendapat kritikan, ada komentar yang tidak baik atau masalah dalam kehidupan sosial. Jika mengalaminya cobalah untuk berdoa, karena studi menemukan doa bisa mengurangi amarah.
Studi baru yang dilakukan oleh para peneliti dari Amerika Serikat dan Belanda menunjukkan bahwa berdoa dapat membantu meredakan kemarahan, menurunkan sifat agresif dan mengurangi dampak dari provokasi.Brad Bushman, seorang profesor komunikasi dan psikologi dari Ohio State University dan juga penulis penelitian mengungkapkan bahwa orang sering beralih ke doa ketika ia merasakan emosi negatif, termasuk marah.
"Kami menemukan bahwa doa bisa membantu seseorang mengatasi kemarahannya, kemungkinan dengan membantunya mengubah cara pandang dalam melihat suatu peristiwa yang membuatnya emosional," ujar Bushman, seperti dikutip dari Foxnews, Jumat (25/3/2011).
Dalam penelitian yang hasilnya dipublikasikan secara online di Personality and Social Psychology Bulletin menemukan bahwa berdoa dapat membantu seseorang mengontrol kemarahannya, terlepas dari apapun agama dan tingkat keimanannya.
"Dampak yang kami temukan dalam percobaan ini cukup besar, hasilnya menunjukkan doa benar-benar bisa menjadi cara yang efektif untuk menenangkan kemarahan dan agresi," ujar Bushman.Ketika seseorang menghadapi kemarahannya mungkin bisa mempertimbangkan nasihat lama untuk berdoa dibandingkan memikirkan musuhnya. Hal ini akan membantu seseorang mengatasi emosi negatifnya.
Saat berdoa biasanya orang akan menjadi lebih tenang dan bernapas dengan teratur, kondisi ini bisa membuat seseorang menjadi lebih rileks sehingga bisa mengendalikan amarahnya.Ketika kemarahan muncul, maka otot-otot menjadi tegang dan otak melepaskan zat kimia yang dapat menyebabkan ledakan energi. Kondisi ini memicu jantung untuk berdetak lebih cepat, meningkatkan tekanan darah, napas menjadi lebih cepat, aliran darah meningkat ke lengan, kaki dan wajah yang membuatnya menjadi memerah.
Pada beberapa orang tertentu kemarahan yang muncul seringkali diikuti dengan rasa sakit kepala baik tension headache (sakit kepala seperti ada yang mengikat kepala dengan ketat) atau migrain (hanya terjadi di satu bagian kepala saja) yang disebabkan oleh perubahan fisiologis yang terjadi di dalam tubuh.

Sunday, March 27, 2011

Signs Positive Pregnant Women: Not Like Meat and Coffee

Early signs of pregnancy is not just morning sickness or nausea in the morning, sometimes pregnant people also avoid certain foods or beverages. Meat most hated man pregnant, while the coffee was in the next sequence.
It is not known exactly what causes food aversion or hatred of certain foods or drinks, but scientists believe it is related to hormonal changes. Fluctuation changes in hormonal levels are very high in early pregnancy.
In contrast to abstinence for some reason such as myths or certain beliefs, food aversion is generally not based on clear grounds. Pregnant people just do not like the smell or taste, not like young people avoid for fear of miscarriage pineapple.
A study in Ethiopia puts red meat as a food that most people avoided by young women, namely 34 percent. Caffeinated beverages, especially coffee ranks next and 21 percent avoided by pregnant people.
Other foods that are not well liked among others bread wheat pregnant, who are third with 17 percent. Next is the meat sauce, a kind of meat sauce that is used to mix in the spice paste, which is favored by 12 percent of pregnant people.
The smell and taste of various foods causes uncomfortable sensations in people pregnant. Therefore, the behavior of women who suddenly do not like meat or coffee is often regarded as early signs of a young pregnant next morning sickness.
Another study published in the American Journal of Epidemology say, food aversion appears at 4-6 weeks of gestation. Quoted from Oxfordjournals, Sunday (27/03/2011), this time along with the increase in pregnancy hormone estrone-3-glucuronide and human chorionic gonadotropin (HCG)

Saturday, March 26, 2011

A cup of coffee should be 140 liters of water

How much water is needed to serve a cup of coffee? Some of you might be easily answered, "Certainly one cup." But, based on the Water Footprint, the average amount of water needed to serve a cup of coffee is 140 liters.
How come? Water Footprint calculates not only the water used to brew coffee, but also the total water needed to grow and maintain coffee, harvest, and process until the beans are ready to be milled, distributed, until finally presented in the table.
The amount is quite surprising. But it could be a reflection that the use of water in agriculture, industry, and private consumption was terkirakan. Another example, serves a cup of tea requires 35 liters of water and present a 1 kg of rice requires 3000 liters of water. 

To view and control water consumption, on February 28, 2011 and the Global Water Footprint Standard release a new record. Note that the standard was developed by the Water Footprint Network with 139 partners, scientists from the University of Twente, the Netherlands, as well as NGOs, corporations, and policy makers. 
Global Water Footprint Standards provide consistency in measuring the amount of water used and its impact. Leader Water Footprint Network, Jim Leape, said that the standard was created when firms in all sectors are aware of the threat of water shortages that could affect its business.
According to the National Freshwater Programme Coordinator WWF Indonesia Agung Tri Rooswiadji, these standards are designed to reduce waste in water consumption. "The amount of clean water is very limited. If we are wasteful, it would reduce the need for other parties too," he said.
According to him, waste water consumption is now common in commercial industry. "The industry is not only manufacturing, but also others, such as agriculture and textiles. If such a direct liquid waste, it also reduces the amount of clean water," he said.
Each industrial commodity he has different water needs. "The biggest one was for example in coffee, palm oil, and cocoa," said Tri. Other sectors, such as the staple food, requires 3000 liters of water to produce 1 kg of rice and 900 liters of water for 1 kg of corn flour.
Efficiency in water use is important to do, especially by the industry. Inefficiency in water use resulting in water shortages could trigger conflict. "That's never happened in 2001-2002 in Lombok. Farmers conflict because of water shortages," he said. 

Tri said the industry could begin to implement the Water Footprint Standard. In this standard there is a facility count the amount of water used in the form of the Water Footprint Calculator that can help water efficiency programs.
On the other hand, he also stressed the need for government policy. "As long as there is no policy on water efficiency," he said. This policy is expected to spur the industry to implement these standards.
With Global Water Footprint Standard, industry players could monitor water use, particularly reviewing the sectors that wasteful water. Thus, water use efficiency measures were possible in supporting the preservation of water resources.
For individuals, the Global Water Footprint Standard could be a reference to measure the amount of water used in food, washing clothes, and goods purchased. Individuals can switch to products that require less water and noticed that the production process of water conservation.
Water use efficiency is one way to conserve water resources, in addition to preventing contamination of water sources. Currently, the global water quality shows the downward trend that requires radical steps to preserve it.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | fantastic sams coupons