-
-

Tuesday, September 11, 2012

Ilmuwan Berhasil Lacak Kematian Kepiting Purba


KEPITING ini mungkin mati karena jatuh di laguna yang tidak beroksigen.*

BERLIN, (PRLM).- Kematian kepiting purba 150 juta tahun yang lalu bisa dilacak dan diteliti setelah seluruh prosesnya menjadi fosil. Dalam 'rekaman' perjalanan sepanjang 9,7 meter ini bisa dilihat bagaimana kepiting purba tersebut mengambil langkah pertama, berjalan selama beberapa meter, dan kemudian mati.

Lintasan dan binatang ini bisa dilihat dengan sangat jelas dan kajiannya ditulis oleh dua ilmuwan, Dean Lomax dan Christopher Racay, di jurnal Ichnos.

Lomax mengatakan ia tidak tahu bagaimana kepiting ini jatuh ke satu laguna di wilayah yang sekarang diketahui sebagai Bavaria, Jerman.

Yang pasti di laguna ini tidak ada oksigen dan situasi ini menyebabkan kepiting ini mati. Di laguna ini pula ditemukan fosil dinosaurus berbulu, Archeopteryx pada 2002. "Mungkin kepiting ini jatuh ke laguna setelah diterbangkan angin kencang atau badai," kata Lomax.

Setelah jatuh ke laguna, kata Lomax, kepiting tersebut mencoba 'untuk menguasai keadaan' dan 'meneruskan perjalanan'. "Kemudian tiba-tiba ada perubahan. Hentakan kaki-kakinya makin keras dan langkahnya menjadi tidak menentu, yang mengisyaratkan binatang ini mulai terkena dampak dari tiadanya oksiden di dasar laguna," jelas Lomax.

"Sungguh sangat jarang menemukan fosil jejak lintasan dan binatangnya sekaligus dalam keadaan yang nyaris sempurna. Kami seperti detektif ketika meneliti sebab kematian binatang ini," katanya
-

0 komentar:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | fantastic sams coupons