-
-

Friday, December 09, 2011

Tokoh Publik yang Punya Banyak Anak Jadi Penyulit Program KB


(Foto: londonnfp)Padang, Politisi, artis, tokoh agama dan beberapa orang top saat ini memiliki banyak anak lebih dari 2. Termasuk pasangan muda yang baru menikah seperti anak Presiden, Ibas dan Alya pun berencana punya anak lebih dari 2. Kondisi seperti ini ternyata menyulitkan program KB pemerintah.

"Memang tokoh publik seharusnya memberikan keteladanan bagi masyarakat. Kondisi ini memberikan kesulitan tersendiri, karena kita kampanye ke masyarakat tentang keluarga kecil bahagia," ujar Kepala BKKBN, Dr dr Sugiri Syarif, MPA disela-sela acara penyerahan piagam bayi ke 7 miliar di Hotel Pangeran Beach, Padang, Jumat (25/11/2011)

Menurut Sugiri, jumlah anak memang hak keluarga, tapi masyarakat juga diingatkan bahaya ledakan penduduk jika program KB gagal. saat ini jumlah penduduk Indonesia menempati urutan ke-4 di dunia setelah China, India, Amerika Serikat lalu Indonesia.

Jika program KB gagal dan jumlah penduduk ini tidak dikendalikan maka tak menutup kemungkinan posisi Indonesia bisa naik menjadi urutan ketiga penduduk terbanyak di dunia.

"Jumlah anak itu memang hak keluarga, tapi ada kewajiban dari orangtua untuk memenuhi hak-hak anak. Untuk itu disarankan memiliki 2 anak lebih baik, karena dunia bisa semakin penuh," ungkap Sugiri yang memiliki 2 anak perempuan ini.

Sementara dalam kuliah umum mengenai Generasi Berencana (Genre) di Universitas Negeri Padang hari ini, Sugiri menuturkan perencanaan KB berguna untuk mencegah pertambahan penduduk yang semakin tinggi.

Jika jumlah penduduk terus bertambah tak terkendali maka efeknya akan berdampak pada kesehatan, pendidikan dan juga pendapatan per kapita.

Semua manusia yang lahir diberi naluri untuk bertahan hidup. Kalau penduduk banyak tapi lahan sempit maka ia akan mencari lahan baru untuk kehidupannya dan hal ini bisa mengganggu ekologi lingkungan seperti membabat hutan untuk dibikin rumah atau sawah.

"Ada istilah namanya ecoligical suicide atau bunuh diri karena lingkungan, dia merusak lingkungan sehingga menyebabkan banjir, tanah longsor jadi itu seperti bunuh diri," ujar Sugiri.

Lebih lanjut Sugiri menuturkan bahwa saat ini Indonesia memiliki jumlah penduduk yang banyak tapi kualitasnya kurang. Hal i ni karena indeks pembangunan manusia Indonesia berada diperingkat 124 dari 187 negara di seluruh dunia.

Tapi dengan program KB yang salah satunya menggunakan alat kontrasepsi bisa membantu mencegah pertambahan penduduk yang semakin tinggi serta meningkatkan indeks perbangunan manusia yang meliputi kesehatan, pendidikan dan pendapatan per kapita.

BKKBN sendiri sebenarnya telah bekerja sama dengan beberapa artis yaitu sekitar 17-an artis dari berbagai generasi dalam upaya menggalakkan program KB, seperti dengan Anya Dwinov, Bedu, Marissa Haque, Afghan.

"Dulu pertumbuhan penduduk kecil, antara tahun 1800-1900 jumlahnya meningkat 2 kali lipat, tahun 1900-2000 meningkat sebesar 5 kali lipat. Kalau tidak ada intervensi apa-apa maka 100 tahun mendatang jumlah penduduk Indonesia bisa mencapai 1 miliar," ujar Sugiri.

ver/ir) detikhealth.com

-

0 komentar:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | fantastic sams coupons