-
-

Wednesday, September 14, 2011

Studi: Orang Narsis Bisa Jadi Bos yang 'Mengerikan'


(Foto: thinkstock)Jakarta, Meski narsis berguna untuk remaja guna menaikkan rasa percaya diri, tapi orang yang narsis tak cocok menjadi bos atau pemimpin. Menurut studi terbaru, orang narsis bisa menjadi bos yang 'mengerikan' karena hanya mementingkan diri sendiri.

Studi terbaru yang akan dipublikasikan dalam jurnal Psychological Science menunjukkan bahwa sifat narsis sebenarnya baik untuk dapat meningkatkan karir seseorang karena orang narsis biasanya memiliki kepercayaan diri yang tinggi serta dominasi, yang membantu karirnya terus menanjak.

Tapi ketika menjadi pemimpin, baik pemimpin bisnis ataupun politik, maka orang narsis bisa menjadi bos yang 'mengerikan' dengan otoritas tinggi dan mementingkan diri sendiri.

"Para pemimpin yang narsis memiliki efek yang sangat negatif pada kinerja mereka. Mereka menghambat komunikasi karena mementingkan diri sendiri dan otoritarianisme," jelas penulis studi Barbora Nevicka, Ph.D, seperti dilansir Healthday, Senin (12/9/2011).

Menurut Nevicka, di tempat kerja komunikasi seperti berbagi informasi, perspektif dan pengetahuan sangat penting untuk membuat keputusan yang baik. Dalam sebuah kelompok, tim proyek, komite pemerintah, setiap orang membawa sesuatu yang baru. Itulah manfaat dari tim yang dapat menciptakan hasil yang baik.

"Orang yang narsis sangat meyakinkan. Mereka cenderung dipilih menjadi pemimpin. Tapi ada bahayanya," lanjut Nevicka.

Peneliti mempelajari 150 orang yang diminta untuk membuat keputusan dalam tiga kelompok, untuk menunjukkan bahwa orang yang narsis mementingkan diri sendiri dapat menghambat ide-ide kreatif yang merupakan bagian penting dari kelompok pengambil keputusan yang efektif dan berkinerja.

Dalam studi tersebut, setiap kelompok diminta untuk memilih calon pekerja. Hasilnya, kelompok-kelompok dengan 'bos' paling narsis selalu memilih calon yang terburuk.

Narsis atau yang dalam istilah ilmiah disebut Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan psikologis ketika seseorang memiliki rasa percaya diri yang sangat tinggi untuk kepentingan pribadinya dan juga rasa ingin dikagumi.

Narsis termasuk salah satu dari tipe penyakit kepribadian. Seseorang yang menderita gangguan narsis biasanya diiringi juga dengan pribadi yang emosional, lebih banyak berpura-pura, antisosial dan terlalu mendramatisir sesuatu.


mer/ir) detikhealth.com

-

0 komentar:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | fantastic sams coupons