-
-

Monday, June 13, 2011

Otak Tahu Lagu Apa yang akan Jadi Populer


(Foto: thinkstock)Jakarta, Setiap orang memiliki selera masing-masing terhadap musik, ada yang suka dangdut, pop, rock, jazz atau lainnya. Tapi tahukah Anda bahwa otak manusia bisa memprediksi lagu apa yang akan jadi populer?

Penelitian baru dari Emory University menunjukkan bahwa pola-pola tertentu dari aktivitas otak mungkin dapat memprediksi popularitas musik.

"Yang lebih penting lagi, penelitian otak dapat membantu meramalkan seberapa gagasan budaya berpengaruh," Gregory Berns, pemimpin penelitian, seperti dilansir CNN, Senin (13/6/2011).

Berns dan rekannya menemukan fenomena tersebut secara tidak sengaja. Awalnya tim peneliti akan mempelajari efek opini populer pada preferensi remaja dengan menggunakan 120 lagu-lagu dari artis yang belum dikenal di MySpace dan dipastikan peserta belum pernah mendengarkan lagu tersebut sebelumnya.

Peneliti melakukan percobaan pada tahun 2006 dengan 27 peserta usia 12 hingga 17 tahun dan menggunakan fungsional Magnetic Resonance Imaging (fMRI) untuk merekam respons otak setiap lagu.

Sebagian lagu-lagu tersebut tidak terjual dengan baik. Namun, dalam beberapa kasus, beberapa lagu menjadi populer setelah seperti lagu Apologize dari One Republic.

Membandingkan data respons otak dengan penjualan lagu-lagu tahun 2007-2010, peneliti menemukan korelasi antara respons otak tertentu dan lagu-lagu yang akan terjual lebih dari 20.000 unit.

Sekitar sepertiga dari lagu-lagu yang terjual banyak menarik aktivitas yang kuat dari dua daerah otak yang berhubungan dengan penghargaan. Sedangkan aktivitas rendah pada bagian otak tersebut dikaitkan dengan sekitar 90 persen dari penjualan lagu kurang dari 20.000 unit.

Daerah otak yang diidentifikasikan penting dalam studi ini disebut dengan orbitofrontal cortex dan ventral striatum, yang telah terbukti sebelumnya dapat aktif ketika seseorang mengantisipasi sesuatu yang ia suka, seperti dapat uang, musik, anggur dan item lainnya yang banyak disukai orang.

Penelitian ini akan dipublikasikan dalam Journal of Consumer Psychology .


mer/ir)


-

0 komentar:

Post a Comment

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | fantastic sams coupons